Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Anak. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 November 2012

Kapan Waktu Sebaiknya Mengunjungi Dokter Anak

0 komentar
Saat si kecil mulai tidak enak badan, kapan waktu sebaiknya mengunjungi dokter anak? Apakah saat awal terasa mulai muncul gejala kurang enak badan pada anak atau setelah tiga hari pengobatan awal? Jika Anda mengingat pada masa Sekolah Dasar dulu, Anda sering dijelaskan prosedur pertolongan pertama pada kecelakaan. Untuk menangani anak yang tidak enak badan, pada prinsipnya, Anda harus memberikan pertolongan pertama terlebih dahulu. Pertolongan pertama yang harus dilakukan tentu berbeda tergantung bagaimana kondisi si anak dan sakit yang menyerang. Misalnya anak terserang flu, demam, batuk, kita bisa melakukan pertolongan pertama dengan memberikan kehangatan pada tubuh anak.

Orang Indonesia sudah terbiasa dengan minyak kayu putih. Usapkan minyak kayu putih merata di seluruh tubuh anak Anda yang mulai menunjukkan gejala atau tanda – tanda kurang enak badan. Biarkan hangatnya minyak dan usapan Anda menenangkan, dan juga uap minyak kayu putih terhirup sehingga melegakan pernafasan. Akan lebih baik lagi jika Anda segera merendam anak Anda pada air hangat, bisa dengan menggunakan bak mandi ataupun ember yang bisa menampung tubuh anak Anda, hingga bisa terendam hingga ke leher. Ini merupakan cara yang sangat efektif untuk meredakan gejala awal sakit demam, flu dan batuk.

Menentukan Kapan Waktu Sebaiknya Mengunjungi Dokter Anak, Beberapa orang mungkin akan merasa kurang mantap jika tidak membawa anaknya yang sakit ke dokter. Lalu kapan waktu sebaiknya mengunjungi dokter anak? Untuk gejala umum yang ditemui, Anda bisa usahakan pengobatan sendiri terlebih dulu di rumah. Misalnya anak Anda sering flu saat kelelahan, berikan penanganan seperti yang selama ini dilakukan. Jika penyakitnya kambuhan, harus selalu tersedia obat – obat tertentu sesuai petunjuk dokter. Sesuai informasi umum yang tertera di bagian obat yang dijual, kita bisa menemukan keterangan jika sakit berlanjut hubungi dokter.

Batas maksimal pengobatan sendiri di rumah adalah tiga hari. Jika dalam tiga hari tidak menunjukkan gejala membaik, maka segera bawa ke dokter. Namun untuk penyakit – penyakit tertentu seperti demam tinggi, cacar air dan penyakit lain yang bukan merupakan flu ringan, anak Anda harus segera dibawa ke dokter anak dan ditangani lebih lanjut oleh dokter tersebut. Kini Anda bisa menentukan kapan waktu sebaiknya mengunjungi dokter anak dengan memahami pola kesehatan anak Anda.

Read more...

Daftar Obat Anak Yang Harus Disiapkan Di Rumah

1 komentar

Persiapkan obat-obatan yang menunjang di rumah jadi  jika  anak mendadak sakit dan membutuhkan penanganan secepatnya, persediaan obat berikut sangat membantu terutama untuk mengurangi rasa sakit dan tidak nyaman pada anak.
  1. Obat penurun demam sediakan obat yang cocok untuk anak cek jika suhunya diatas 37,5° itu pertanda demam. perbanyak minum air terlebih dahulu sebelum memberikan obat penurun demam, bila tetap demam berikan obat 4 jam sekali dengan dosis sesuai usia anak.
  2. Gel pembersih tangan
  3. Obat penghilang rasa sakit Parasetamol atau ibu profen yang terbaik untuk demam ringan dan menghilangkan sakit serta nyeri seperti sakit gigi, sakit kepala. Ingat penggunaannya jangan melebihi dosis yang dianjurkan.
  4. Obat Flu dan Pilek ada baiknya menyimpan beberapa jenis obat flu dan pilek baik yang tablet kunyah atau berbentuk sirup. Beberapa obat flu bisa membantu meringankan sakit sendi, sakit kepala, batuk dan hidung tersumbat tanpa meminum obat yang terpisah untuk setiap penyakit.
  5. Obat alergi – anthihistamin cair bekerja untuk menekan histamin yaitu zat kimia yang dilepaskan selama reaksi alergi.
  6. Obat Ruam merupakan krim antihistamin yang membantu mengatasi gatal dan ruam kulit, sediakan juga Krim ruam popok jika ada bayi dirumah.
  7. Oralit Saran terbaik untuk sakit perut adalah membiarkan infeksi nya keluar dan senbagai gantinya minum banyak air terutama cairan oralit untuk mengganti cairan tubuh yang hilang dengan cepat.
  8. Thermometer gunakan termometer digital yang lebih prkatis dan mudah digunakan.
  9. Plester luka siapkan plester dalam berbagai bentuk dan ukuran, ada baiknya menyediakan juga yang polos atau bergambar karakter favorit anak.
  10. Tisu antiseptik digunakan untuk membersihkan luka secara cepat, tersedia juga dalam bentuk cair.
  11. Pinset untuk mengambil luka dengan serpihan/ pecahan seperti kaca, batu atau kayu dan jika ada makhluk kecil.
  12. Salep anti memar dan benjol gunakan untuk mengurangi pelebaran pembuluh darah yang menyebabkan benjol atau memar.
  13. Kain kasa pilih yang gulungan dengan lebar 0.5 sampai 2 inci untuk membuat perban
  14. Adhesive Tape untuk merekatkan  perban
  15. Obat anti serangga sekarang tersedia obat anti serangga khusus anak dalam bentuk gel atau semprot.
  16. Kompres dingin untuk mengurangi benjolan atau luka bakar.
  17. Obat tetes hidung sediakan obat tetes hidung untuk membantu melegakan napas ketika hidungnya tersumbat, sediakan yang mengandung larutan garam yang aman untuk bayi dan balita.
  18. Obat cacing berikan 6 bln sekali sebagai pencegahan.
  19. Kapas (sediakan yang berbentuk bola  dan bentuk biasa) ada baiknya disimpan di wadah tertutup agar tetap steril.
  20. Alkohol untuk mensterilkan alat – alat (gunting, pinset)
  21. Lotion tabir surya yang aman untuk bayi.
  22. Aloe Gel untuk luka bakar.
Tambahkan obat – obatan yang direkomendasikan oleh dokter anak seperti :
  • Epinefrin Injektor
  • Asma Inhaler
  • Obat alergi khusus jika anak alergi terhadap sengatan lebah, kacang tanah atau kerang atau alergi lainnya yang bisa membahayakan jiwa anak.
Tambahakan juga alat alat seperti gunting,senter kecil,gelas steril, sendok, gunting kuku dan selimut.
Harus diingat bahwa obat-obatan tersebut diatas ada kadaluarsanya, jadi selalu cek tanggal kadaluarsanya.  Obat yang sudah terbuka hanya boleh digunakan 3 bulan setelah dibuka.
Read more...

Minggu, 11 November 2012

Nutrisi Otak Agar Anak Cerdas

0 komentar
 
Pastikan Anda memberikan nutrisi yang cukup untuk otak si kecil agar ia tumbuh sehat dan juga cerdas karena dengan kekurangan salah satu nutrisi tersebut akibatnya perkembangan sistem saraf pusat dan kemampuan kognitif di masa selanjutnya pun akan turut terpengaruh (menurut suatu penelitian yang dipublikasikan dalam British Medical Journal, Inggris, tahun 2001).

Agar si kecil tumbuh sehat juga
cerdas maka Kebutuhan yang diperlukan antara lain Lemak Pembangunan Otak, Lemak, terutama asam lemak (DHA dan ARA), adalah salah satu nutrisi yang penting untuk pertumbuhan otak dan mata si kecil. Kekurangan kedua jenis asam lemak esensial itu saat lahir berkorelasi dengan berat badan yang rendah, lingkar kepala yang kecil, dan ukuran plasenta yang rendah. Akibatnya perkembangan sistem saraf pusat dan kemampuan kognitif di masa selanjutnya pun turut terpengaruh. menurut suatu penelitian yang dipublikasian dalam Brithis Medical Journal, Inggris, tahun 2001.
Untuk mencukupi kebutuhan tersebut, berikan ASI seoptimal mungkin untuk si kecil. Sebab ASI terbukti mengandung asam lemak yang dibutuhkan otak untuk bisa berkembang. Dari studi yang dilakukan di The University of Kentucky Chandler Medical Center, Amerika Serikat, terbukti IQ bayi yang diberi ASI jauh lebih tinggi dibanding dengan yang tidak diberi ASI. Dan, pada saat anak mulai diberikan makanan padat, kebutuhan asam lemak itu bisa Anda penuhi dengan memberikan ikan, telur bebek, susu yang diperkaya DHA dan ARA, atau minyak jagung.
 
Karbohidrat Bahan Bakar Otak
Glukosa dari makanan yang kaya karbohidrat merupakan
bahan bakar otak yang amat penting agar otak berfungsi optimal. Proses pengolahan informasi dan mengingat dapat berjalan dengan baik dengan terpenuhinya kebutuhan glukosa otak tersebut. Ini semua bisa didapatkan dengan memberikan anak berbagai jenis kacang-kacangan, kentang, buah-buahan seperti pisang, sawo, serta sayur-sayuran misalnya singkong dan daun ubi jalar.
Sedangkan untuk Protein Pembentukan Neurotransmiter adalah senyawa asam amino yang berperan terhadap proses pengolahan informasi di otak. Kadar ini sendiri amat berpengaruh terhadap seberapa banyak protein yang ada dalam makanan yang dikonsumsi sehari-hari Kebutuhan ini bisadidapat dari ikan, daging, keju, yogur dan kacang-kacangan Sedangkan kebutuhan Buah-buahan, Sayur-sayuran yang diperkaya antioksidan amat diperlukan untuk melindungi otak dari proses kerusakan sel-sel otak yang dapat menyebabkan kesulitan dalam mengingat, seperti proses belajarpun jadi lamban.

Sumber:  http://pendidikananak2.blogspot.com/2012/04/nutrisi-otak-agar-anak-cerdas.html
Read more...