Minggu, 11 November 2012

Melatih Disiplin Waktu pada anak (usia 5-12thn)

0 komentar
 
Mengajarkan atau melatih disiplin waktu pada anak (usia 5-12 tahun) bisa disebut mudah namun perlu ketekunan dan konsistensi dari orangtua yang memberi contoh mengenai hal itu. Jadi, bagaimana orangtua bisa secara efektif mengajarkan anak mengenai disiplin waktu? Salah satunya adalah dengan mengajarkan pada anak bagaimana mengatur waktu. Ajarkan secara dini bagaimana anak mengerti waktu.
 
Jika Anda ingin membuat anak bisa mengatur waktunya sendiri maka membaca waktu adalah satu langkah awal. Keuntungan lain dari mengenalkan angka yang tertera di dalam jam adalah anak akan lebih bertanggung jawab dan disiplin karena sudah bisa menghitung waktu dan paham pentingnya waktu.
 
Misalnya ketika anak ingin makan es krim atau cemilan, katakan padanya dia boleh mendapatkan benda itu pada jam 4 sore. Kemudian tunjukkan padanya angka 4 di jam dinding yang akan memberitahu dia kapan es krim itu boleh dia dapatkan. Hal ini juga mengajarkan anak kesabaran. Saat dia meminta hal lain, anak akan tahu bahwa aktifitas itu dilakukan dalam waktu yang berbeda-beda.
 
Melatih disiplin waktu pada anak (usia 5-12 tahun) juga bisa dilakukan dengan cara mengajarkan anak menentukan prioritas. Dengan mengajarkan prioritas ini, anak akan tahu caranya membagi waktu diantara aktifitas berbeda. Dia akan belajar menghabiskan waktu dan cara menguranginya. Ajarkan hal itu dengan menggunakan prinsip hadiah. Jika dia selesai mengerjakan pekerjaan rumah lebih dulu, dia boleh menonton televisi sampai tiba waktunya untuk tidur.
 
Namun jika anak ingin menonton lebih dulu, dia hanya bisa menonton untuk beberapa saat saja. Anak akan memikirkan dua hal berbeda. Sarakan padanya untuk menyelesaikan yang utama dulu. Jelaskan pada anak keuntungan dari dua pilihan yang selalu ada, semoga anak bisa memahami hal ini sampai nanti dia bisa membuat keputusan sendiri.
 
Yang terakhir, yang harus Anda ingat sebagai orangtua adalah melibatkan kesenangan dalam melatih disiplin waktu pada anak (usia 5-12 tahun). Beri penjelasan padanya bahwa mengatur waktu itu menyenangkan dan dia akan belajar mengerti keseimbangan antara tanggung jawab dan kesenangan itu sendiri.
Sumber: http://artikelkesehatananak.com/melatih-disiplin-waktu-pada-anak-usia-5-12thn-2.html
Read more...

Pelayanan Pendidikan

0 komentar
PAUD Lalala Yeyeye selalu mengadakan study tour disamping agar wawasan para peserta didik lebih luas dan kegiatan belajar mengajar tidak monoton dan hanya terpaku di ruangan kelas juga agar peserta didik bisa me-refresh semangatnya, diantaranya:
Kunjungan ke Lanud
Kunjungan ke Kebun Raya
Kunjungan ke Museum
murid PAUD Lalala Yeyeye mengunjungi kapal perang

Read more...

Pelayanan Kesehatan

0 komentar

PAUD Lalala Yeyeye menyelenggarakan pelayanan kesehatan, diantaranya:
  • Penimbangan berat badan
  • Pengukuran tinggi badan
  • Medical check-up
  • Imunisasi
  • Pemeriksaan golongan darah
  • Penyuluhan kesehatan
Read more...

Alokasi Waktu Belajar

0 komentar
Untuk hari Senin-Rabu
   NO
WAKTU
KEGIATAN
01
07.45-08.30 WIB
Pembukaan, Materi Pagi, Toilet Training
02
08.30-08.45 WIB
Basmallah, salam, bernyanyi, bercerita
03
08.45-09.00 WIB
Bermain di luar
04
09.00-09.15 WIB
Cuci tangan, berdo’a, makan snack, minum susu
05
09.15-10.00 WIB
Bermain di dalam
06
10.00-10.45 WIB
Materi Siang
07
10.45-11.00 WIB
Penutup, bernyanyi, tepuk-tepuk, berdo’a, salam
Untuk hari Kamis
   NO
WAKTU
KEGIATAN
01
07.45-08.00 WIB
Pembukaan
02
08.00-08.45 WIB
Olaharaga pagi
03
08.45-09.00 WIB
Istirahat
04
09.00-09.15 WIB
Cuci tangan, berdo’a, makan snack, minum susu
05
09.15-10.00 WIB
Materi Siang
06
10.00-10.45 WIB
Bernyanyi dan bercerita
07
10.45-11.00 WIB
Penutup, tepuk-tepuk, berdo’a, salam
Untuk hari Jum’at
   NO
WAKTU
KEGIATAN
01
07.45-08.25 WIB
Pembukaan, Materi Pagi
02
08.25-09.00 WIB
Basmallah, salam, bernyanyi, bercerita, Hafalan Surat, Hadits, dll
03
09.00-09.15 WIB
Bermain di luar
04
09.15-09.30 WIB
Cuci tangan, berdo’a, makan snack, minum susu
05
09.30-10.15 WIB
Pembiasan Shalat
06
10.15-10.30 WIB
Penutup, bernyanyi, tepuk-tepuk, berdo’a, salam
Read more...

Kegiatan Belajar Mengajar

0 komentar
Program Pembelajaran
Materi Umum
Program Pengembangan Kurikulum di PAUD Lalala Yeyeye dilaksanakan dengan mengembangkan perilaku dan kemampuan dasar yang diterjemahkan kedalam tujuh aspek perkembangan diaplikasikan melalui pengembangan materi pembelajaran sesuai dengan tahap tumbuh kembang anak berdasarkan usia. Adapun tujuh aspek perkembangan dimaksud adalah sebagai  berikut :
      a. Aspek Nilai Moral dan Agama
Kemampuan yang ingin dicapai pada aspek ini adalah  melatih anak melalui pembiasaan beribadah dengan cara yang menyenangkan, mencintai Allah dan Rasulullah SAW sejak dini Sehingga akan terwujud perilaku akhlaqul karimah, ikhlas, sabar, jujur dan senang menjalankan perintah agama.
      b. Aspek Fisik/Motorik
Aspek ini merupakan aspek pengembangan kemampuan/ keterampilan tubuh termasuk gerakan-gerakan yang mengontrol gerakan halus, gerakan kasar, serta menerima rangsangan melalui panca indera
      c. Aspek Bahasa
Kemampuan yang ingin dicapai pada aspek ini adalah kemampuan berkomunikasi secara baik, sehingga akan sangat bermanfaat untuk berfikir dan belajar pada masa yang akan datang
      d. Aspek Kognitif
Kemampuan  yang ingin dicapai adalah kemampuan berfikir logis, kritis, memberi alasan, memecahkan masalah dan menemukan hubungan sebab akibat. Kemampuan tersebut dapat dicapai secara baik jika anak dilatih sejak usia dini
      e. Aspek Sosial Emosional
Kemampuan mengenal lingkungan alam, lingkungan sosial, menghargai keragaman sosial dan budaya, mampu mengembangkan konsep diri, sikap positif, kontrol diri dan rasa memiliki adalah merupakan kemampuan yang sangat penting untuk dimiliki seorang anak agar dapat hidup berdampingan dalam pergaulan secara luas.
      f. Aspek Seni
Kemampuan yang ingin dicapai adalah kepekaan terhadap irama, nada, birama, berbagai bunyi, bertepuk tangan, serta menghargai hasil karya yang kreatif.
      g. Aspek Kemandirian
Kemampuan yang ingin dicapai adalah peserta didik tidak tergantung kepada orang lain, mampu menyelesaikan masalahnya sendiri
Materi Khusus/ muatan lokal
      a.       Pendidikan Keagamaan
·        Pengenalan Surat-surat pendek
·        Pengenalan bacaan/gerakan wudlu dan sholat
·        Pengenalan hadits-hadits pendek
·        Pengenalan do’a-do’a pendek
·        Pengenalan sejarah nabi dan pendidikan moral yang dapat diambil
·        Pengenalan Bahasa Arab
·        Pengenalan Asmaul husna
       b.      Bahasa
·        Pengenalan bahasa Inggris dasar
·        Pengenalan bahasa daerah

Read more...

Pengelola PAUD

0 komentar
Pengawas TK-SD Kecamatan Balakuta   : Fitriyah
Kepala Sekolah PAUD Lalala Yeyeye      : Rizka Fauzia
Bendahara Sekolah                                : Evi Herawati
Bagian TU                                             : Dianti Wulan Suci
Guru Playgroup                                      :1. Tika Sari
                                                              2. Mailani
                                                              3. Artha
                                                              4. Rifki
                                                              5.  Taufik
Guru Taman Kanak-kanak                       :1. Andriyani
                                                              2. Indah
                                                              3. Reza
                                                              4. Deni
                                                              5.  Candra
Pembantu Umum                                   : Ryan Taufik
Read more...

Tugas Pokok dan Fungsi

0 komentar
Tugas pokok dan fungsi guru profesional adalah :
  • Menyerahkan kebudayaan kepada anak didik berupa kepandaian, kecakapan dan pengalaman-pengalaman 
  •  Membentuk kepribadian anak yang harmonis sesuai cita-cita dan dasar negara kita Pancasila
  • Menyiapkan anak menjadi warga negara yang baik sesuai dengan Undang-Undang Pendidikan yang merupakan keputusan MPR No. 2 Tahun 1983
  • Sebagai prantara dalam belajar
  • Guru adalah sebagai pembimbing untuk membawa anak didik ke arah kedewasaan. Pendidik tidak maha kuasa, tidak dapat membentuk anak menurut kehendak hatinya
  • Guru sebagai penghubung antara sekolah dan masyarakat
  • Sebagai penegak disiplin. Guru menjadi contoh dalam segala hal, tata tertib dapat berjalan apabila guru menjalaninya terlebih dahulu
  • Sebagai adminstrator dan manajer
  • Guru sebagai perencana kurikulum
  • Guru sebagai pemimpin
  • Guru sebagai sponsor dalam kegiatan anak-anak
Sebagai pendidik guru harus berlaku membimbing dalam arti menuntun sesuai dengan kaidah yang baik dan mengarahkan perkembangan anak didik sesuai dengan tujuan yang dicita-citakan, termasuk dalam hal ini yang terpenting ikut memecahkan persoalan-persoalan dan kesulitan-kesulitan yang dihadapi anak didik. Dengan demikian diharapkan menciptakan perkembangan yang lebih baik pada diri siswa, baik perkembangan fisik maupun mental.
Dari uraian di atas secara rinci peranan guru dalam kegiatan belajar mengajar dapat disebutkan sebagai berikut :
a.       Fasilitator
Sebagai fasilitator guru hendaknya dapat menyediakan fasilitas yang memungkinkan kemudahan kegiatan belajar mengajar.
b.      Motivator
Sebagai motivator guru hendaknya dapat mendorong anak didik agar bergairah dan aktif belajar
c.       Informator
Sebagai informator guru harus dapat memberikan informasi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi selain sejumlah bahan pelajaran untuk setiap mata pelajaran yang diprogramkan dalam kurikulum.
d.      Pembimbing
Peran guru yang tidak kalah pentingnya dari semua peran yang telah disebutkan di atas adalah sebagai pembimbing
e.       Korektor
Sebagai korektor guru harus bisa membedakan mana nilai yang baik dan buruk
f.       Inspirator
Sebagai inspirator guru harus dapat membedakan ilham yang baik bagi kemajuan anak didik
g.      Organisator
Sebagai organisator adalah sisi lain dari peranan yang diperlukan oleh guru dalam bidang ini memiliki kegiatan pengelolaan kegiataan akademik dan lain sebagainya.
h.      Supervisor
Guru hendaknya dapat membantu memperbaiki dan menilai secara kritis terhadap proses pengajaran.
i.        Evaluator
Guru dituntut untuk menjadi evaluator yang baik dan jujur dengan memerikan penilaian yang menyentuh aspek intrinsik dan ekstrinsik. Tugas guru
j.        Inisator
Sebagai inisiator guru harus dapat menjadi pencetur ide-ide kemajuan dan pendidikan dalam pengajaran
k.      Demonstrator
Dalam interaksi edukatif, tidak semua bahan pelajaran anak didik pahami
l.        Pengelolaan kelas
Guru hendaknya dapat mengelola kelas dengan baik karena kelas adalah tempat terhimpun semua anak didik dan guru dalam rangka menerima bahan pelaaran dari guru.
m.   Mediator 
Guru hendaknya memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup tentang media pendidikan dalam berbagai bentuk dan jenisnya baik media non material maupun material.
Read more...