Rabu, 21 November 2012

Trauma Pada Anak

0 komentar
Anak biang masalah? Jangan terburu-buru menyudutkan sebagai anak tak berguna. Ayah dan Ibu lebih baik melakukan koreksi diri karena siapa tahu akar masalah berasal dari anda.

Anak tidak dilahirkan untuk jadi “biang kerok” karena lingkungan-lah yang membentuk pribadi seperti itu.Situasi emosi anak semasa kecil sangat berkiblat dari sikap ayah dan ibu. Anak yang hidup di tengah orangtua yang tidak harmonis, hampir sebagian besar, tumbuh menjadi anak bandel. Walhasil anak akan mencari berbagai cara untuk keluar dari ketidakharmonisan di dalam rumah.
Bila Ayah dan Ibu cepat sadar kalau anak jadi bandel karena situasi rumah, jangan putus asa untuk merangkul anak lagi. Ajak anak bicara dari hati ke hati. Berilah penjelasan bahwa Ayah dan Ibu kerap bertengkar bukan berarti keluarga akan berpisah, tetapi lebih kepada untuk menyamakan pendapat. Di luar menghadapi masalah itu, segeralah perbaiki komunikasi antara ayah dan ibu sehingga kuantitas pertengkaran bisa dikurangi.
Masalah menjadi rumit di saat anak semakin tak bisa dikendalikan sementara orangtua bukan berdamai malah semakin sering ribut. Anak akhirnya dikhawatirkan jadi trauma. Dia bingung memilih antara yang sikap benar atau salah. Apalagi jika Ayah maupun Ibu saling menyalahkan atas kenakalan anak.  Secara psikologis, anak akan makin tertekan. Kalau sudah begitu perlu bantuan psikolog untuk menolong anak keluar dari traumanya.
*Source: Morinaga Platinum
Read more...

Mendorong Balita Belajar Warna, Ukuran Dan Bentuk

0 komentar
Bunda, sudahkah bunda mendorong balita anda untuk belajar warna, ukuran dan bentuk? Ini merupaka persiapan penting sebelum anak anda memasuki lingkungan sekolah, sebab bukan hanya kesiapan mental si kecil yang diperlukan ketika memasuki lingkungan baru, namun kesiapan kognitifnya juga perlu dibekali.

Belajar Warna, Ukuran, dan Bentuk pada Usia 3 Tahun

Memasuki usia 4 tahun, perkenalkan si kecil dengan kegiatan belajar warna, ukuran dan bentuk sebagai tahap awal sebelum dia benar-benar memasuki lingkungan sekolah. Persiapan pra sekolah akan membuat balita cepat menangkap hal-hal yang baru diajarkan dan membuatnya lebih unggul. Perlu diingat bahwa pada masa balita, perkenalan warna dimulai dengan mengenalkan warna-warna primer seperti merah, kuning, hijau, hitam dan putih. Sedangkan untuk bentuk dimulai dari yang paling sederhana yaitu bulat, persegi, dan segitiga.
Pada usia ini, balita telah mengalami fase perkembangan kognitif yang memadai. Hal itu memungkinkan balita menyerap hal – hal baru disekitarnya termasuk belajar warna, ukuran dan bentuk dengan dengan cepat. Oleh karena itu manfaatkan sebaik mungkin dengan mengajarinya berbagai hal baru sesuai kapasitasnya. Mengajarkan balita tentang hal-hal baru yang penting bagi akademik mereka tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada beberapa karakter yang harus diperhatikan agar proses belajar terjadi dengan efektif dan tepat sasaran.
Beberapa karakter balita yang harus diperhatikan dan disesuaikan dengan metode yang digunakan pada proses belajar warna, ukuran dan bentuk adalah:
  • Lincah. Anak pada usia balita sangat lincah dan menikmati proses bermain. Mereka tidak akan pernah diam dan selalu bergerak aktif kesana kemari mengeksplorasi lingkungan di sekitarnya. Oleh karena itu, penting bagi bunda mengajak mereka belajar warna, ukuran dan bentuk sambil beraktifitas.
  • Mudah Bosan. Balita akan rewel jika dia tidak nyaman dengan keadaan sekita, begitu pula jika dia bosan. Ciptakan suasana belajar se-menyenangkan mungkin agar dia menikmati proses tersebut. Atur jangka waktu belajar warna, ukuran dan bentuk yang tidak terlalu lama agar balita tidak bosan.
  • Sangat Aktif. Persiapkan diri bunda untuk menjawab pertanyaan balita. Balita aktif cenderung akan banyak bertanya tentang suatu hal yang ia kerjakan. Berikan jawaban kepada setiap pertanyaannya. Usahakan menggunakan contoh agar dia lebih paham.
  • Bersifat Praktikal. Belajar warna, ukuran dan bentuk tidak hanya bisa dilakukan dengan membaca buku dan menghafal. Ciptakan beberapa aktifitas yang dapat menjadi sarana bermain sekaligus belajar bagi balita.

Tips Mengajarkan Warna, Ukuran dan Bentuk Pada Balita

Setelah memperhatikan karakter-karakter di atas, bunda dapat memulai proses belajar warna, ukuran dan bentuk melalui beberapa aktifitas di bawah ini:
  • Memilih Baju. Libatkan si kecil dalam memilih bajunya setiap hari. Pilih baju si kecil dengan menyebutkan warna padanya. Dengan begitu balita secara tidak langsung akan menyerap dan mengingat jenis-jenis warna dengan sendirinya.
  • Mengelompokkan Mainan. Belajar warna, ukuran dan bentuk juga dapat dilakukan dengan mengelompokkan mainannya. Ajak dia membereskan mainannya dengan membantunya mengelompokkan mainan itu pada kategori warna yang sama, bentuk yang sama atau ukuran yang tidak jauh berbeda.
  • Mewarnai. Selain dapat belajar warna, ukuran dan bentuk, mewarnai dapat melatih sisi kreatif pada anak.
Read more...

Kapan Waktu Sebaiknya Mengunjungi Dokter Anak

0 komentar
Saat si kecil mulai tidak enak badan, kapan waktu sebaiknya mengunjungi dokter anak? Apakah saat awal terasa mulai muncul gejala kurang enak badan pada anak atau setelah tiga hari pengobatan awal? Jika Anda mengingat pada masa Sekolah Dasar dulu, Anda sering dijelaskan prosedur pertolongan pertama pada kecelakaan. Untuk menangani anak yang tidak enak badan, pada prinsipnya, Anda harus memberikan pertolongan pertama terlebih dahulu. Pertolongan pertama yang harus dilakukan tentu berbeda tergantung bagaimana kondisi si anak dan sakit yang menyerang. Misalnya anak terserang flu, demam, batuk, kita bisa melakukan pertolongan pertama dengan memberikan kehangatan pada tubuh anak.

Orang Indonesia sudah terbiasa dengan minyak kayu putih. Usapkan minyak kayu putih merata di seluruh tubuh anak Anda yang mulai menunjukkan gejala atau tanda – tanda kurang enak badan. Biarkan hangatnya minyak dan usapan Anda menenangkan, dan juga uap minyak kayu putih terhirup sehingga melegakan pernafasan. Akan lebih baik lagi jika Anda segera merendam anak Anda pada air hangat, bisa dengan menggunakan bak mandi ataupun ember yang bisa menampung tubuh anak Anda, hingga bisa terendam hingga ke leher. Ini merupakan cara yang sangat efektif untuk meredakan gejala awal sakit demam, flu dan batuk.

Menentukan Kapan Waktu Sebaiknya Mengunjungi Dokter Anak, Beberapa orang mungkin akan merasa kurang mantap jika tidak membawa anaknya yang sakit ke dokter. Lalu kapan waktu sebaiknya mengunjungi dokter anak? Untuk gejala umum yang ditemui, Anda bisa usahakan pengobatan sendiri terlebih dulu di rumah. Misalnya anak Anda sering flu saat kelelahan, berikan penanganan seperti yang selama ini dilakukan. Jika penyakitnya kambuhan, harus selalu tersedia obat – obat tertentu sesuai petunjuk dokter. Sesuai informasi umum yang tertera di bagian obat yang dijual, kita bisa menemukan keterangan jika sakit berlanjut hubungi dokter.

Batas maksimal pengobatan sendiri di rumah adalah tiga hari. Jika dalam tiga hari tidak menunjukkan gejala membaik, maka segera bawa ke dokter. Namun untuk penyakit – penyakit tertentu seperti demam tinggi, cacar air dan penyakit lain yang bukan merupakan flu ringan, anak Anda harus segera dibawa ke dokter anak dan ditangani lebih lanjut oleh dokter tersebut. Kini Anda bisa menentukan kapan waktu sebaiknya mengunjungi dokter anak dengan memahami pola kesehatan anak Anda.

Read more...

Mengatasi Anak yang Galak

0 komentar


Ada anak yang ringan tangan dan juga suka membentak. Dia terlihat galak dan ditakuti oleh teman-teman seusianya. Tidak jarang pulang ke rumah dengan wajah berantakkan karena telah memukul atau berseteru hebat dengan teman bermainnya. Orangtua pun cemas dengan kondisi ini, sangat khawatir jika kegalakan sang anak akan berlanjut hingga dewasa. Bagaimana mengatasi anak yang galak di usia 5 – 12 tahun ini?
  1. Redam marahnya. Jika Anda tahu dia sedang marah, redamlah sebelum kegalakannya muncul dengan memukul, membentak, atau melempar barang di sekitarnya. Pelukan yang paling nyaman dilakukan oleh Anda dan bisa meredakan marahnya dengan cepat. Biasakan memberikan pelukan setiap Anda tahu dia sedang bermasalah atau marah.
  2. Lawan jika perlu. Jika marahnya sudah terlanjur keluar, Anda bisa melawan kemarahannya. Melawan bukan dengan cara yang kasar tapi dengan cara yang bijak.
  3. Ajari sopan dan santun. Mulailah menyisipkan banyak nasehat ketika anak dalam kondisi stabil. Ajarkan dia sopan santun bagaimana berhubungan dengan orang lain dan dirinya sendiri. Kegalakannya hanya akan membuatnya rugi.
  4. Kendalikan emosinya. Mengatur dan mengendalikan emosi harus Anda tanamkan padanya. Anda bisa melakukan cara menyesuaikan dengan kesukaannya. Misalnya saja jika dia suka baca, maka berikan bacaan dimana cerita yang dihadirkan terkait dengan anak yang sabar dan baik, atau tokoh yang memiliki banyak teman karena sangat ramah. Temani dia ketika membaca sambil ajak berdiskusi mengenai cerita tersebut. Sampaikan karakternya yang galak dan minta dia untuk mulai mengendalikan emosinya sebab karakter itu hanya membuatnya dijauhi teman.
  5. Membuatnya rileks. Bisa saja anak Anda galak karena dia merasa tertekan atau stress. Siapa bilang tertekan atau stress tidak bisa menerpa anak-anak. Ini juga bisa terjadi. Untuk menyelesaikannya adalah dengan membuatnya rileks.
  6. Konsultasi dengan psikiater. Jika Anda sangat terganggu dengan  kegalakannya, Anda bisa berkonsultasi dengan psikiater untuk mengatasi kegalakan anak.
Mengatasi anak yang galak di usia 5 – 12 tahun ini pantas Anda coba!
Sumber: http://artikelkesehatananak.com/mengatasi-anak-yang-galak.html
Read more...

Daftar Obat Anak Yang Harus Disiapkan Di Rumah

1 komentar

Persiapkan obat-obatan yang menunjang di rumah jadi  jika  anak mendadak sakit dan membutuhkan penanganan secepatnya, persediaan obat berikut sangat membantu terutama untuk mengurangi rasa sakit dan tidak nyaman pada anak.
  1. Obat penurun demam sediakan obat yang cocok untuk anak cek jika suhunya diatas 37,5° itu pertanda demam. perbanyak minum air terlebih dahulu sebelum memberikan obat penurun demam, bila tetap demam berikan obat 4 jam sekali dengan dosis sesuai usia anak.
  2. Gel pembersih tangan
  3. Obat penghilang rasa sakit Parasetamol atau ibu profen yang terbaik untuk demam ringan dan menghilangkan sakit serta nyeri seperti sakit gigi, sakit kepala. Ingat penggunaannya jangan melebihi dosis yang dianjurkan.
  4. Obat Flu dan Pilek ada baiknya menyimpan beberapa jenis obat flu dan pilek baik yang tablet kunyah atau berbentuk sirup. Beberapa obat flu bisa membantu meringankan sakit sendi, sakit kepala, batuk dan hidung tersumbat tanpa meminum obat yang terpisah untuk setiap penyakit.
  5. Obat alergi – anthihistamin cair bekerja untuk menekan histamin yaitu zat kimia yang dilepaskan selama reaksi alergi.
  6. Obat Ruam merupakan krim antihistamin yang membantu mengatasi gatal dan ruam kulit, sediakan juga Krim ruam popok jika ada bayi dirumah.
  7. Oralit Saran terbaik untuk sakit perut adalah membiarkan infeksi nya keluar dan senbagai gantinya minum banyak air terutama cairan oralit untuk mengganti cairan tubuh yang hilang dengan cepat.
  8. Thermometer gunakan termometer digital yang lebih prkatis dan mudah digunakan.
  9. Plester luka siapkan plester dalam berbagai bentuk dan ukuran, ada baiknya menyediakan juga yang polos atau bergambar karakter favorit anak.
  10. Tisu antiseptik digunakan untuk membersihkan luka secara cepat, tersedia juga dalam bentuk cair.
  11. Pinset untuk mengambil luka dengan serpihan/ pecahan seperti kaca, batu atau kayu dan jika ada makhluk kecil.
  12. Salep anti memar dan benjol gunakan untuk mengurangi pelebaran pembuluh darah yang menyebabkan benjol atau memar.
  13. Kain kasa pilih yang gulungan dengan lebar 0.5 sampai 2 inci untuk membuat perban
  14. Adhesive Tape untuk merekatkan  perban
  15. Obat anti serangga sekarang tersedia obat anti serangga khusus anak dalam bentuk gel atau semprot.
  16. Kompres dingin untuk mengurangi benjolan atau luka bakar.
  17. Obat tetes hidung sediakan obat tetes hidung untuk membantu melegakan napas ketika hidungnya tersumbat, sediakan yang mengandung larutan garam yang aman untuk bayi dan balita.
  18. Obat cacing berikan 6 bln sekali sebagai pencegahan.
  19. Kapas (sediakan yang berbentuk bola  dan bentuk biasa) ada baiknya disimpan di wadah tertutup agar tetap steril.
  20. Alkohol untuk mensterilkan alat – alat (gunting, pinset)
  21. Lotion tabir surya yang aman untuk bayi.
  22. Aloe Gel untuk luka bakar.
Tambahkan obat – obatan yang direkomendasikan oleh dokter anak seperti :
  • Epinefrin Injektor
  • Asma Inhaler
  • Obat alergi khusus jika anak alergi terhadap sengatan lebah, kacang tanah atau kerang atau alergi lainnya yang bisa membahayakan jiwa anak.
Tambahakan juga alat alat seperti gunting,senter kecil,gelas steril, sendok, gunting kuku dan selimut.
Harus diingat bahwa obat-obatan tersebut diatas ada kadaluarsanya, jadi selalu cek tanggal kadaluarsanya.  Obat yang sudah terbuka hanya boleh digunakan 3 bulan setelah dibuka.
Read more...

Dokumentasi PAUD Lalala Yeyeye

0 komentar

Read more...

Minggu, 11 November 2012

Syarat Pendaftaran Calon Peserta Didik PAUD Lalala Yeyeye

0 komentar
Bagi orangtua/wali calon peserta didik PAUD Lalala Yeyeye yang ingin mendaftarkan putra/putrinya, sekarang bisa bisa mendaftar secara online,  caranya:
  • isi formulir pendaftaran
  • isi sesuai dengan data yang sesungguhnya kemudian kirimkan 
  • nanti orangtua/wali calon peserta didik akan dihubungi oleh pihak PAUD Lalala Yeyeye mengenai ketersediaan 'kursi' untuk putra/putri anda
  • jika putra/putri anda diterima, anda bisa membayarkan biaya-biaya di bawah ini langsung ke kantor atau melalui rekening kami (maksimal sehari sebelum daftar ulang) rekening bank yg tersedia BNI 01234567891 a/n Lalala Yeyeye atau Bank Mandiri 1098765432 a/n Lalala Yeyeye
  • pada saat daftar ulang diharapkan membawa berbagai dokumen resmi terkait, yakni akte kelahiran putra/putri anda, kartu keluarga, serta struk/bukti transfer uang (jika melakukan transfer) serta photo calon peserta didik ukuran 2x3 (4 buah) dan ukuran 3x4 (2 buah)
  • segala informasi pasti akan kami hubungi melalui kontak resmi kami (baik melalui e-mail lalalayeyeye.paud@gmail.com, atau telepon 022-1234456 )
  • hati-hati penipuan
  • untuk daftar silahkan klik disini Formulir Pendaftaran Murid PAUD Lalala Yeyeye

Biaya untuk berbagai kelas
Kelas -kelas :
1. Playgroup Kelompok 2 – 3 (untuk usia 2 s/d 3 tahun)
    Uang Pangkal      : Rp. 400.000
    Iuran Bulanan      : Rp. 150.000
    Uang Bangunan   : Rp. 350.000
    Uang Kegiatan     : Rp 150.000
    Uang Seragam     : Rp. 250.000
    Total : Rp. 1.300.000
2. Playgroup Kelompok 3 – 4 (untuk usia 3 s/d 4 tahun)
    Uang Pangkal      : Rp. 450.000
    Iuran Bulanan      : Rp. 150.000
    Uang Bangunan   : Rp. 350.000
    Uang Kegiatan     : Rp 150.000
    Uang Seragam     : Rp. 250.000
    Total : Rp. 1.350.000
3. TK A (untuk usia 4 s/d 5 tahun)
    Uang Pangkal      : Rp. 500.000
    Iuran Bulanan      : Rp. 150.000
    Uang Bangunan   : Rp. 350.000
    Uang Kegiatan     : Rp 200.000
    Uang Seragam     : Rp. 250.000
    Total : Rp. 1.450.000
4. TK B (untuk usia 5 s/d 6 tahun)
    Uang Pangkal      : Rp. 550.000
    Iuran Bulanan      : Rp. 150.000
    Uang Bangunan   : Rp. 350.000
    Uang Kegiatan     : Rp 200.000
    Uang Seragam     : Rp. 250.000
    Total : Rp. 1.500.000
Read more...