Dalam rangka hari pahlawan diadakan
lomba mewarnai dan menggambar antar PAUD se-Bandung raya pada tanggal 10
November 2012 (Sabtu). Kegiatan ini bertempat di Kecamatan Balakuta, Bandung. Lomba
kali ini mengangkat tema “Pahlawanku”. Dengan diadakannya lomba yang bertemakan
pahlawanku, diharapkan murid-murid PAUD tertanam jiwa patriot dan kebangsaannya
sejak dini.Dokumentasi PAUD Lalala Yeyeye
Murid PAUD Menyabet Gelar Runner-up
Kecil-kecil Udah 'Naik' Haji
Berpose Bersama Orangtua Murid
Dokumentasi PAUD Lalala Yeyeye
berbagai aktivitas dan memori bersama murid PAUD Lalala Yeyeye...More
Murid PAUD Lalala Yeyeye Menyabet Gelar Runner-Up
Murid PAUD Lalala Yeyeye menyabet gelar...More
Kecil-kecil Udah 'Naik' Haji
“Labbaika Allahumma labbaika, Labbaika la syarika laka labbaika. Innal hamda wanni’mata laka wal mulka. laa syarika laka” ...More
Berpose bersama Orangtua Murid
setelah membuat prakarya (boneka dan pin), pengelola PAUD berpose bersama orangtua dan murid PAUD...More
Minggu, 11 November 2012
Murid PAUD Lalala Yeyeye Menyabet Gelar Runner-Up
Dalam rangka hari pahlawan diadakan
lomba mewarnai dan menggambar antar PAUD se-Bandung raya pada tanggal 10
November 2012 (Sabtu). Kegiatan ini bertempat di Kecamatan Balakuta, Bandung. Lomba
kali ini mengangkat tema “Pahlawanku”. Dengan diadakannya lomba yang bertemakan
pahlawanku, diharapkan murid-murid PAUD tertanam jiwa patriot dan kebangsaannya
sejak dini.Kecil-kecil 'Udah' Naik Haji
“Labbaika
Allahumma labbaika, Labbaika la syarika laka labbaika. Innal hamda wanni’mata
laka wal mulka. laa syarika laka”
Ratusan anak PAUD, termasuk di dalamnya
PAUD Lalala Yeyeye tampak antusias melafalkan bacaan haji tersebut. Mereka sedang
mengikuti kegiatan manasik haji anak di Lapangan Balakuta, Kamis (25/10). Kegiatan
manasik haji ini merupakan kegiatan tahunan yang telah dilakukan sejak tahun
2000 lalu yang diikuti oleh berbagai PAUD di daerah Bandung. Tujuan dari kegiatan
ini adalah untuk memperkenalkan rukun Islam yang kelima yaitu ibadah haji sejak
dini kepada siswa PAUD. Dengan melakukan simulasi tata cara pelaksanaan ibadah
haji yang benar.
![]() |
| Murid PAUD Lalala Yeyeye berpose setelah manasik haji |
![]() |
| salah satu orangtua dan murid PAUD Lalala Yeyeye berpose di depan 'ka'bah' |
Selain
itu melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat terbangun semangat kebersamaan antara
PAUD se-Bandung. Dan yang terakhir adalah untuk membangun semangat solidaritas,
tanggungjawab dan kerja keras. Karena ketika melaksanakan ibadah haji di tanah
suci Mekkah dibutuhkan kondisi fisik yang kuat, tanggungjawab yang besar dan
disiplin yang tinggi. Dengan
dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan pengetahuan yang didapatkan anak–anak
pada hari ini mampu diingat hingga dewasa, ketika mereka mampu melakukan ibadah
haji bisa dilaksankan dengan baik dan benar sesuai ketentuan agama Islam.
Dalam
pelaksanaan manasik tersebut semua siswa
mengenakan sehelai kain putih yang dililitkan pada badan dan bahu.
Sementara
siswi mengenakan pakaian serba putih dengan kerudung berwarna putih
pula. Selanjutnya 27 kloter manasik haji bergiliran melakukan tawaf
dengan cara
mengelilingi miniatur kakbah sebanyak tujuh kali, seperti yang dilakukan
ketika
melakukan ibadah haji di tanah suci.
Pentas Seni PAUD Lalala Yeyeye Berjalan Meriah
Dalam
rangka kenaikan kelas, PAUD Lalala Yeyeye menyelenggarakan pentas seni, dimana
mempertunjukkan keterampilan dan pengetahuan yang telah didapat oleh peserta
didik di kelas baik dari tingkat Playgroup maupun Taman Kanak-Kanak, misalnya
saja pertunjukan pencak silat, hafalan, menyanyi, menari, dll.
Macam-Macam Gaya Belajar
Kita
tidak bisa memaksakan seorang anak harus belajar dengan
suasanan dan cara yang kita inginkan karena masing masing anak memiliki tipe
atau gaya belajar sendiri-sendiri. Kemampuan anak dalam
menangkap materi dan pelajaran tergantung dari gaya belajarnya. Banyak
anak menurun prestasi belajarnya disekolah
karena dirumah anak dipaksa belajar tidak sesuai dengan gayanya. Anak
akan mudah menguasai materi pelajaran dengan menggunakan cara belajar mereka
masing-masing.
Menurut
DePorter dan Hernacki (2002), gaya belajar adalah kombinasi dari menyerap,
mengatur, dan mengolah informasi. Terdapat tiga jenis gaya belajar berdasarkan
modalitas yang digunakan individu dalam memproses informasi (perceptual
modality).
Pengertian Gaya Belajar dan Macam-macam Gaya Belajar
1. VISUAL (Visual Learners)
Gaya Belajar Visual (Visual Learners) menitikberatkan pada ketajaman penglihatan. Artinya,
bukti-bukti konkret harus diperlihatkan terlebih dahulu agar mereka paham Gaya
belajar seperti ini mengandalkan penglihatan atau melihat dulu buktinya untuk
kemudian bisa mempercayainya. Ada beberapa karakteristik yang khas bagai orang-orang yang
menyukai gaya belajar visual ini. Pertama adalah kebutuhan
melihat sesuatu (informasi/pelajaran) secara visual untuk mengetahuinya atau
memahaminya, kedua memiliki kepekaan yang kuat terhadap warna, ketiga
memiliki pemahaman yang cukup terhadap masalah artistik, keempat
memiliki kesulitan dalam berdialog secara langsung, kelima
terlalu reaktif terhadap suara, keenam sulit mengikuti anjuran
secara lisan, ketujuh seringkali salah menginterpretasikan kata
atau ucapan.
Ciri-ciri gaya belajar visual ini yaitu:
- Cenderung melihat sikap, gerakan, dan bibir guru yang sedang mengajar
- Bukan pendengar yang baik saat berkomunikasi
- Saat mendapat petunjuk untuk melakukan sesuatu, biasanya akan melihat teman-teman lainnya baru kemudian dia sendiri yang bertindak
- Tak suka bicara didepan kelompok dan tak suka pula mendengarkan orang lain. Terlihat pasif dalam kegiata diskusi
- Kurang mampu mengingat informasi yang diberikan secara lisan
- Lebih suka peragaan daripada penjelasan lisan
- Dapat duduk tenang ditengah situasi yang rebut dan ramai tanpa terganggu
2.
AUDITORI (Auditory Learners )
Gaya Belajar Auditori (Auditory Learners) mengandalkan pada pendengaran untuk
bisa memahami dan mengingatnya. Karakteristik model belajar seperti ini benar-benar menempatkan pendengaran sebagai alat utama
menyerap informasi atau pengetahuan. Artinya, kita harus mendengar, baru
kemudian kita bisa mengingat dan memahami informasi itu. Karakter pertama orang yang memiliki gaya
belajar ini adalah semua informasi hanya bisa diserap melalui pendengaran,
kedua memiliki karakteristik untuk menyerap informasi dalam bentuk
tulisan secara langsung, ketiga memiliki kesulitan menulis ataupun membaca.
Ciri-ciri gaya belajar Auditori yaitu :
- Mampu mengingat dengan baik penjelasan guru di depan kelas, atau materi yang didiskusikan dalam kelompok/ kelas
- Pendengar ulung: anak mudah menguasai materi iklan/ lagu di televisi/ radio
- Cenderung banyak omong
- Tak suka membaca dan umumnya memang bukan pembaca yang baik karena kurang dapat mengingat dengan baik apa yang baru saja dibacanya
- Kurang cakap dalm mengerjakan tugas mengarang/ menulis
- Senang berdiskusi dan berkomunikasi dengan orang lain
- Kurang tertarik memperhatikan hal-hal baru dilingkungan sekitarnya, seperti hadirnya anak baru, adanya papan pengumuman di pojok kelas, dll
3. KINESTETIK (Kinesthetic Learners)
Gaya Belajar Kinestetik (Kinesthetic Learners) engharuskan individu yang
bersangkutan menyentuh sesuatu yang memberikan informasi tertentu agar ia bisa
mengingatnya. Tentu saja ada beberapa karakteristik model belajar seperti ini yang tak
semua orang bisa melakukannya. Karakter pertama adalah menempatkan tangan
sebagai alat penerima informasi utama agar bisa terus mengingatnya. Hanya
dengan memegangnya saja, seseorang yang memiliki gaya ini bisa menyerap
informasi tanpa harus membaca penjelasannya.
Ciri-ciri gaya belajar Kinestetik yaitu :
- Menyentuh segala sesuatu yang dijumapinya, termasuk saat belajar
- Sulit berdiam diri atau duduk manis, selalu ingin bergerak
- Mengerjakan segala sesuatu yang memungkinkan tangannya aktif. Contoh: saat guru menerangkan pelajaran, dia mendengarkan sambil tangannya asyik menggambar
- Suka menggunakan objek nyata sebagai alat bantu belajar
- Sulit menguasai hal-hal abstrak seperti peta, symbol dan lambang
- Menyukai praktek/ percobaan
- Menyukai permainan dan aktivitas fisik
Nutrisi Otak Agar Anak Cerdas
Pastikan
Anda memberikan nutrisi yang cukup untuk otak si kecil agar ia tumbuh
sehat dan juga cerdas karena dengan kekurangan salah satu nutrisi tersebut
akibatnya perkembangan sistem saraf pusat dan kemampuan kognitif di masa
selanjutnya pun akan turut terpengaruh (menurut suatu penelitian yang
dipublikasikan dalam British Medical Journal, Inggris, tahun 2001).
Agar si kecil tumbuh sehat juga cerdas maka Kebutuhan yang diperlukan antara lain Lemak Pembangunan Otak, Lemak, terutama asam lemak (DHA dan ARA), adalah salah satu nutrisi yang penting untuk pertumbuhan otak dan mata si kecil. Kekurangan kedua jenis asam lemak esensial itu saat lahir berkorelasi dengan berat badan yang rendah, lingkar kepala yang kecil, dan ukuran plasenta yang rendah. Akibatnya perkembangan sistem saraf pusat dan kemampuan kognitif di masa selanjutnya pun turut terpengaruh. menurut suatu penelitian yang dipublikasian dalam Brithis Medical Journal, Inggris, tahun 2001.
Untuk
mencukupi kebutuhan tersebut, berikan ASI seoptimal mungkin untuk si kecil.
Sebab ASI terbukti mengandung asam lemak yang dibutuhkan otak untuk bisa
berkembang. Dari studi yang dilakukan di The University of Kentucky Chandler
Medical Center, Amerika Serikat, terbukti IQ bayi yang diberi ASI jauh lebih
tinggi dibanding dengan yang tidak diberi ASI. Dan, pada saat anak mulai
diberikan makanan padat, kebutuhan asam lemak itu bisa Anda penuhi dengan
memberikan ikan, telur bebek, susu yang diperkaya DHA dan ARA, atau minyak
jagung.
Karbohidrat
Bahan Bakar Otak
Glukosa dari makanan yang kaya karbohidrat merupakan bahan bakar otak yang amat penting agar otak berfungsi optimal. Proses pengolahan informasi dan mengingat dapat berjalan dengan baik dengan terpenuhinya kebutuhan glukosa otak tersebut. Ini semua bisa didapatkan dengan memberikan anak berbagai jenis kacang-kacangan, kentang, buah-buahan seperti pisang, sawo, serta sayur-sayuran misalnya singkong dan daun ubi jalar.
Glukosa dari makanan yang kaya karbohidrat merupakan bahan bakar otak yang amat penting agar otak berfungsi optimal. Proses pengolahan informasi dan mengingat dapat berjalan dengan baik dengan terpenuhinya kebutuhan glukosa otak tersebut. Ini semua bisa didapatkan dengan memberikan anak berbagai jenis kacang-kacangan, kentang, buah-buahan seperti pisang, sawo, serta sayur-sayuran misalnya singkong dan daun ubi jalar.
Sedangkan
untuk Protein Pembentukan Neurotransmiter adalah senyawa asam amino yang
berperan terhadap proses pengolahan informasi di otak. Kadar ini sendiri amat
berpengaruh terhadap seberapa banyak protein yang ada dalam makanan yang
dikonsumsi sehari-hari Kebutuhan ini bisadidapat dari ikan, daging, keju, yogur
dan kacang-kacangan Sedangkan kebutuhan Buah-buahan, Sayur-sayuran yang
diperkaya antioksidan amat diperlukan untuk melindungi otak dari proses
kerusakan sel-sel otak yang dapat menyebabkan kesulitan dalam mengingat,
seperti proses belajarpun jadi lamban.
Sumber: http://pendidikananak2.blogspot.com/2012/04/nutrisi-otak-agar-anak-cerdas.html
Langganan:
Postingan (Atom)






